AMBON,TABAOSNews.Com.- Kota Ambon diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Sebanyak 18 titik pun terdeteksi BPBD jadi korban banjir dan longsor. Langkah tanggap darurat pun sudah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot).
Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena katakan, pemerintah pun cukup prihatin dengan kondisi curah hujan yang terjadi dari Minggu pagi hingga hari berganti. Dirinya pun terus memantau perkembangan.
“Ada sekitar 15 titik banjir dan longsor kalau tidak salah yah, seperti di Soya, Gadihu, Batu Meja. Paling banyak longsor yang timpa rumah warga. Semua data sudah kita kumpulkan lewat BPBD,” jelas Wattimena di Balaikota Ambon, Senin (20/6).
Rumah warga yang terdampak langsung longsor diakuinya, sudah ditangani BPBD dan Dinas Sosial dengan memberikan bantuan tanggap darurat.
“Laporan sudah masuk ke saya semua. Hingga Senin dini hari pun saya tetap imbau seluruh Camat, Lurah, Kepala Desa/Raja agar tetap siaga jika ada kejadian menonjol yang menimpa warga kota, segera lapor dan koordinasi dengan dinas teknis untuk penanganan darurat,” tukasnya.
Bagi yang rumahnya alami longsor parah, Wattimena sarankan bisa evakuasi diri sementara ke tempat yang aman sebab curah hujan masih tinggi dan antisipasi. Namun yang sedang dan ringan, tak perlu mengungsi, hanya langkah waspada penting
Terpisah, Sekretaris BPBD Kota Ambon Eva Tuhumury katakan, hanya Kecamatan Leitimur Selatan saja yang tidak terkena dampak bencana banjir dan longsor, sejak hujan sedang hingga lebat disertai petir dan kilat terjadi. Total 55 KK dan 161 jiwa jadi korban dua bencana tersebut.
“Ada tiga titik banjir dan 12 titik longsor. 5 rumah warga rusak karena tertimbun longsor dan kena pohon tumbang. 47 unit rumah tergenang, sedangkan 7 unit rumah terancam longsor,” sebut Tuhumury via pesan WhatsApp, Senin (20/6).
Selain itu, tambahnya, ada pula tiga (3) titik tanggul dan talud yang ikut ambruk disaat hujan hingga longsoran. Seluruh titik tersebut sudah diberikan bantuan tanggap darurat.
“Sejauh ini, pemberian bantuan logistik dan peralatan pembersihan longsor berupa
9 buah terpal, 200 buah karung, 6 buah sekop dan 3 buah gerobak sudah didistribusi,” pungkasnya (T-03)






