AMBON,TABAOSNews.Com.-Anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias, gerak cepat menindaklanjuti laporan dan aspirasi masyarakat mengenai ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Langkah yang diambil Yeremias dengan melakukan koordinasi dan konfirmasi dengan pihak Pertamina. Ini dilakukan untuk memperoleh data terkini mengenai kondisi stok BBM pada seluruh SPBU Reguler.
“Berdasarkan laporan yang kami terima dari Pertamina, kondisi stok BBM di Kabupaten KKT masih dalam keadaan tersedia, dengan pelayanan di seluruh SPBU berjalan normal. Antrian kendaraan juga masih terkendali dan tidak sampai keluar area SPBU, “kata Yeremias, Jumat (31/7).
Adapun kondisi stok BBM per SPBU adalah sebagai berikut:
• SPBU 84.974.01 – PT Lintas Yamdena
• Pertalite : 20 KL (estimasi ketahanan 2,2 hari), Pertamax : 4 KL (estimasi ketahanan 2,6 hari), Biosolar : 1,2 KL (estimasi ketahanan 1,5 hari), Dexlite : 1,5 KL (estimasi ketahanan 1,5 hari) SPBU 84.974.02 – PT Yamdena Energi Perkasa, Pertamax : 5,6 KL (estimasi ketahanan 2,3 hari), Dexlite : 4,9 KL (estimasi ketahanan 4,9 hari).
SPBU 84.974.03 – PT Arafura Trans Petrolium, Pertalite : 3 KL (estimasi ketahanan 1 hari), Pertamax : 8,8 KL (estimasi ketahanan 8,8 hari), Biosolar : 1,5 KL (estimasi ketahanan 1,1 hari), dan Dexlite : 1,2 KL (estimasi ketahanan 1,2 hari).
“Secara umum, pasokan BBM di Kabupaten Kepulauan Tanimbar masih dalam kondisi aman dan mampu melayani kebutuhan masyarakat. Meskipun demikian, stok Pertalite dan Biosolar pada beberapa SPBU memiliki estimasi ketahanan yang relatif singkat, sehingga diperlukan kelancaran distribusi dan pengiriman pasokan berikutnya agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,”jelasnya.
Wakil rakyat dari dapil KKT-MBD ini mengakui, pihakya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyampaikan informasi dan laporan terkait kondisi di lapangan. Seluruh laporan tersebut telah kami tindak lanjuti melalui koordinasi dengan Pertamina.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pertamina atas respons cepat dalam memberikan data dan memastikan distribusi BBM tetap berjalan dengan baik.
Kami akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar tetap aman dan pelayanan di SPBU berlangsung secara optimal,”pungkasnya.(**)






