AMBON,TABAOSNews.Com.- Sesuai perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Ambon, untuk kondisi gelombang kategori tinggi yaitu 2,5 – 4,0 meter diperkirakan dapat terjadi hingga tanggal 25 Agustus 2022 di seluruh wilayah perairan Maluku.
“Kondisi tersebut mulai terjadi sedari tanggal 22 Agustus. Artinya selama tiga hari kedepan diperkirakan gelombang tinggi dapat terjadi di seluruh wilayah perairan Maluku,” tandas Prakirawan BMKG Maluku, Dewi Rahmadani kepada media ini, Senin (22/8).
Dikatakan, sesuai klasifikasi, untuk wilayah Laut Seram diperkirakan memiliki tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Sedangkan wilayah Perairan Buru, Ambon dan Selatan Pulau Seram diperkirakan tinggi gelombang mencapai 3 meter. Laut Banda diperkirakan memiliki tinggi gelombang 3,5 – 4 meter.
“Gelombang tertinggi diperkirakan terjadi di wilayah Perairan Tanimbar, Kepulauan Kai, Kepulauan Aru dan Laut Arafuru yang mencapai 4 meter,” beber Dewi.
Oleh sebab itu, pihaknya pun menghimbau agar setiap warga yang akan melakukan perjalanan khususnya melalui jalur laut pada daerah-daerah tersebut, harap dapat memperhatikan kondisi cuaca alam.
“Termasuk pula nelayan yang melaut, selalu mawas diri dengan memperhatikan cuaca dan kondisi gelombang setiap jamnya. Semua ini demi keselamatan kita bersama,” pungkasnya. (T-03)





