AMBON,TABAOSNews.com,- Perombakan birokrasi di Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang rencananya terlaksana di bulan Januari ini sesuai janji Penjabat Walikota Bodewin Wattimena akhir tahun lalu nampaknya bakal molor.
Pasalnya, Wattimena selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) sampai saat ini belum usulkan rencana tersebut ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian guna mendapat izin.
Wattimena “nampaknya” masih dilema antara ingin lakukan pergeseran atau tidak. Pasalnya hasil Jobfit atau uji kesesuaian yang digodok panitia seleksi (Pansel), diikuti hasil Baperjakat telah disodorkan sebelum akhir tahun 2022.
Dilain sisi, desakan publik untuk tidak “like and dislike” dalam memilih pejabat tertentu ketika perombakan birokrasi pun, menjadi hal penting yang harus dipastikan Wattimena tidak akan terjadi. Sebab aspek objektivitas dan kualitas jadi opsi utama.
Diakuinya, perombakan birokrasi tetap akan berjalan dan sementara diproses olehnya, pasca badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (Baperjakat) menuntaskan tugas dan menyampaikan hasil padanya.
“Baperjakat sudah lakukan tugasnya. Sekarang ada di saya. Ini masih terus saya teliti satu per satu dan pertimbangkan,” jelasnya di Ambon, Rabu (11/1).
Menurutnya, usulan perombakan birokrasi dan pejabat terkait yang rencana dirotasi belum diusulkan ke Mendagri.
“Belum, masih di saya. Saya masih terus mempertimbangkan,” terang Wattimena.
Disinggung apakah rencana perombakan birokrasi tersebut bakal molor dari Januari, dirinya tegaskan, bakal upayakan Minggu depan sudah diusulkan ke Mendagri.
“Saya usahakan supaya mungkin Minggu depan sudah kita usul ke Kemendagri. Kan tidak lama itu kalau sudah sampai ke Kemendagri. Paling lambat seminggu kalau sudah disetujui, kita bisa lakukan pergeseran,” Wattimena . (T-03)







