AMBON,TABAOSNews.Com.- Pelatih Dinasty FC, Defanz Simatauw mengatakan Sebagai juara Liga Futsal Nusantara (LFN) Provinsi Maluku yang dihelat beberapa waktu lalu, Dinasty FC bakal mewakili Maluku ke 32 besar LFN tingkat regional di Balikpapan, Kalimantan Timur, 27 Juni-3 Juli 2022.
meski persiapan hanya lima (5) hari bersama anak asuhnya sebelum berangkat, namun rasa optimisme tetap membumi. Sebab baik secara strategi dan teknik, sudah dimatangkan.
“Harus optimis lah. Maluku ini langganan masuk ke putaran 32 besar. Artinya kita punya potensi luar biasa dari sisi permainan. Tinggal penataan manajemen dan pembinaan yang tadinya masih lemah, diperbaiki,” urai Simatauw usai pelepasan tim di kantor Dispora Maluku, Kamis (23/6).
Menurutnya, dari waktu ke waktu untuk Futsal Maluku sudah sangat baik. Sehingga berbicara peluang di level nasional, Maluku dan daerah lain punya peluang yang sama untuk lolos. Sebab semua yang ke 32 besar, para juara dari provinsi.
“Tidak bisa saling anggap remeh. Tinggal nanti siapa lebih siap, itu yang nanti juara. Tetap optimis lah. Kita tergabung di grup D dengan Papua Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan Bali. 7 provinsi ini akan berebut dua tiket ke 8 besar,” terangnya.
Sementara, Kadis Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Sandi Wattimena berharap, Dinasty FC bisa memberikan yang terbaik di Balikpapan. Sehingga nama Maluku di dunia futsal terangkat naik.
“Pemerintah provinsi bangga dan mendukung 100 persen keikutsertaan Dinasty FC di LFN tingkat regional. Semoga bisa membawa hasil terbaik. Harapan besarnya di posisi Runner Up agar bisa lolos ke level nasional,” terang Sandi usai melepas Dinasty FC.
Pemerintah tambahnya, mendukung juga dalam bentuk dana meski terbatas. Sehingga mereka tidak merasa kurang ada perhatian. Karena Dinasty FC terlepas dari klub, tapi mereka ke Balikpapan mewakili Maluku.
Sebelumnya, owner Dinasty FC, Rusdy Muluk mengaku, awalnya dengan keyakinan hanya melangkah ke Linus di Balikpapan hanya 75 persen, kini sudah lebih dari 100 persen.
“Ini karena seiring adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah provinsi melalui Dispora, KONI dan AFP Maluku. Membuat kami optimistis bisa berikan yang terbaik,” pungkasnya. (T-03)







