Umat di Manusa Punya Gereja Baru

by -64 views

SBB,TABAOSNews.com.- Umat atau Jemaat di GPM Manusa Klasis Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) akhirnya miliki Gedung Gereja baru. Gereja yang diberi nama Malanaru itu diresmikan Ketua MPH Sinode GPM Pendeta Elifas Maspaitella, Minggu (10/7).

Wakil Gubernur (Wagub) Maluku, Barnabas Nathaniel Orno ikut saksikan peresmian gedung Gereja Malanuru tersebut.

Pendeta Elifas Maspaitella berpandangan, pembangunan gedung Gereja ini telah mengajarkan semua umat di Manusa khususnya tentang hidup tolong menolong, saling menopang serta bekerjasama untuk mewujudkan tujuan bersama lahirkan rumah Tuhan.

“Semangat itu harus menjadi gaya hidup warga jemaat GPM Manusa, dan juga menjadi cermin bagi semua umat GPM. Karena tanpa persatuan, persekutuan, serta tanpa kerjasama dengan bersandar pada Tuhan, semuanya akan sia-sia,” pesannya.
Di kesempatan itu, Wagub katakan, keberadaan sebuah gedung Gereja, sangat penting dan memiliki nilai strategis sebagai tempat bagi umat Kristiani untuk berdoa, memuji dan bersekutu serta meningkatkan iman dan ketaqwaan kepada Tuhan.

“Rumah ibadah bukanlah sekedar sebuah bangunan atau gedung, tetapi menjadi simbol dan tanda kehadiran Tuhan yang disembah dan dimuliakan, melalui ibadah maupun persekutuan Jemaat,” tandas Wagub.

Menurutnya, merupakan sebuah anugerah dan berkat luar biasa, ketika para pelayan dan anggota jemaat GPM Manusa dapat bersatu dan bersekutu untuk membangun rumah Tuhan yang diberi nama Malanuru.

“Selesainya pembangunan Gereja Malanuru semata-mata hanya karena pertolongan Tuhan seperti juga kata pemazmur dalam Mazmur 127 ayat 1, “Jikalau Bukan Tuhan yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang msmbangunnya. Jikalau bukan Tuhan yang mengawal kota, sial-sialah pengawal berjaga-jaga,”, ujarnya.

Pemahaman ini, kata Wagub, tentunya akan membangun kesadaran iman dan ketaatan Jemaat GPM Manusa khususnya untuk mengakui kebesaran Tuhan dan senantiasa bersyukur serta menyerahkan seluruh kehidupan hanya kepadaNya.

Masih kata Wagub, proses pembangunan gedung Gereja Malanuru ini juga membuktikan bahwa jemaat Tuhan di Manusa dan diseluruh dunia terus tumbuh dan berkembang.

“Banyak hikmah positif dapat kita ambil dari selesainya proses pembangunan Gereja ini. Semoga dapat dijadikan pusat pembinaan dan pembentukan karakter moral Kristiani Jemaat, dalam menghadapi tantangan dan perkembangan zaman yang kian kompleks dewasa ini,” ingatnya.

“Karena Gereja pada khususnya dan agama-agama harus menjadi benteng pertahanan moral yang tangguh sekaligus memberikan inspirasi dan motivasi kepada jemaat untuk terus membangun hidup yang berkualitas,” imbaunya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.