MALRA,TABAOSNews.Com.- Sebulan lebih ambruk akibat intensitas curah hujan tinggi, kini proses pengerjaan jembatan darurat Ohoi (Desa) Reyamru, kecamatan Kei Besar Utara Timur, kabupaten Maluku Tenggara (Malra) hampir selesai dikerjakan.
Atas pengerjaan jembatan tersebut, Bupati Malra Thaher Hanubun mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi (Pemprov) lewat dinas PUPR bidang Bina Marga dan legislator Daerah Pemilihan (Dapil) VI (Kota Tual, Malra, Aru).
“Saya sampaikan terimakasih kepada Pemprov dalam hal ini Gubernur Murad Ismail dan Legislator Maluku lebih khusus yang berasal dari Daerah Pemilhan VI (Tual, Malra dan Aru),” ucap Hanubun, Kamis (18/8).
Menurutnya, ada dua jembatan yang rusak akibat bencana beberapa waktu lalu, yaitu jembatan Wear Lakes di Ohoi Reyamru yang ambruk akibat curah hujan tinggi.
Serta konstruksi jembatan yang sudah tua, jembatan Waer Varawaf yang juga mengalami patahan juga akibat curah hujan tinggi.
“Namun kini sudah tertangani, jembatan darurat sementara dikerjakan, mungkin sehari dua sudah dapat digunakan,” kata Hanubun.
Di kesempatan yang berbeda, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Rudi Tuhumury yang dikonfirmasi media ini via pesan singkat WhatsApp, Kamis (18/8) menyatakan pekerjaan jembatan telah capai 60 persen.
“Progres pengerjaan jembatan rangka belly Reyamru telah mencapai 60 persen. Jika tidak ada kendala akan segera siap digunakan masyarakat setempat,” pungkas Tuhumury.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Maluku Benhur Watubun bersama Ketua Komisi I DPRD Maluku Amir Rumra terus mengawal progres pembangunan jembatan darurat tersebut, sampai masuk dalam pembahasan APBD-Perubahan Provinsi Maluku tahun 2022. (T-04)
