Puskesmas Belso Rusak Parah

by -16 views

AMBON,TABAOSNews.Com.- Fasilitas layanan kesehatan seperti Puskesmas Belakang Soya (Belso) diketahui rusak parah.

Akibatnya, pelayanan kesehatan kepada masyarakat pun menjadi terganggu karena hampir seluruh plafon Puskesmas bocor dan runtuh membuat genangan air didalam ruangan saat musim hujan.

Hal ini pun menarik perhatian Komisi I DPRD Kota Ambon yang langsung melakukan on the spot bersama Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Wendy Pelupessy untuk melihat kondisi terkini Puskesmas Belso, Jum’at (22/7).

Pelupessy mengaku, banyak kerusakan yang terjadi pada Puskesmas Belakang Soya dimana beberapa ruangan tidak dapat difungsikan akibat mengalami kebocoran.

“Kondisi ini memang memprihatinkan, apalagi ketika musim hujan. Sama sekali pelayanan kesehatan tidak bisa berjalan, terganggu. Hampir semua ruangan bocor, ini jadi atensi kita,” jelasnya.

Selain Puskesmas Belakang Soya, Pelupessy mengaku, bersama komisi I pihaknya juga
melihat sejumlah Puskesmas lainnya seperti Puskesmas Amahusu, Air Salobar, Hative Kecil dan Hutumuri yang memang rusak atau bocor, tapi tidak separah Belakang Soya.

“Selain melihat kondisi Puskesmas, kunjungan ke beberapa Puskesmas ini juga untuk melihat kondisi pelayanan petugas kesehatan Puskesmas kepada masyarakat selama musim penghujan ini. Kita harapkan ada perhatian DPRD usai on the spot ini,” harap Pelupessy.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Ambon Saidna Azhar Bin Taher katakan, apa yang dilakukan ini salah satu agenda dalam melaksanakan fungsi pengawasan yakni untuk melihat kondisi Puskesmas yang rusak akibat musim penghujan.

Sehingga kemudian bisa diidentifikasi tingkat kerusakannya dan dapat difollow up ditingkat komisi dalam kepentingan perbaikan guna kelancaran pelayanan kesehatan kepada masyarakat, baik di tahun ini maupun tahun depan.

‘Ini juga salah satu prioritas dari 11 Prioritas Penjabat walikota Ambon, dimana kita harus menuntaskan hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan data. Maka penting kita turun dan lihat langsung kondisi Puskesmas dan pelayanan kesehatan,” ujar politisi PKS itu.

“Bagaimana kita mau melayani masyarakat sementara fasilitasnya tidak memungkinkan jika hujan, bocor masyarakat tidak di layani dengan baik. Layanan kesehatan menjadi aspek dasar yang harus diberi perhatian,” sambung Saidna.

Hal Ini tambahnya, harusnya menjadi perhatian pemerintah kota (Pemkot), dimana dalam pembahasan perubahan anggaran 2022 dapat dialokasikan untuk kebutuhan pelayanan pada Puskesmas-Puskesmas di kota Ambon. (T-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.