Pemkot Giat Tertibkan Lokasi Pasar

by -45 views

AMBON,TABAOSNews.com.- Pemkot Ambon memberi warning kepada para pedagang yang berada di tiga pasar yaitu pasar lama atau dikenal pasar gambus, pasar Apung dan pasar Waiheru untuk ditata agar lebih maksimal dalam pengelolaannya.

Asisten II Setkot Ambon Fahmi Salatalohy katakan, pihaknya telah berkirim surat pemberitahuan peringatan ke pedagang di tiga pasar itu agar segera kosongkan lokasi. Khusus di pasar lama karena sebagai aset Pemkot yang telah ditempati puluhan tahun akan digunakan untuk beberapa hal.

“Salah satunya untuk area parkir truk yang saat ini hambat akses di Pelabuhan Yos Sudarso, nanti akan dipindahkan ke situ, karena areanya luas. Itu masih rencana. Surat sudah dikirim hari ini (kemarin-red). Termasuk di pasar Apung,” bebernya.

Khusus di pasar lama kata dia, berkaca dari pengalaman maka pihaknya tidak akan lagi pakai tenaga SatPol-PP untuk penertiban, tapi langsung turun dengan alat berat Buldozer. Sehingga sekali gusur langsung tuntas.

“Karena pasar ini tidak dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Misalnya tidak ada orang potensial yang berjualan disitu. Paling cuma beberapa kios minyak saja. Rata-rata disana orang rumah tangga yang tinggal. Sedang di pasar gambus, lazimnya warga biasa tapi mungkin ada aktivitas lain yang belum terdeteksi,” urainya.

Oleh sebab itu, kata Fahmi, pihaknya telah bicarakan pula dengan RT/RW setempat. Namun mereka minta ada kompensasi ketika terjadi penertiban. Namun hal itu tidak bisa dipenuhi karena pasar tersebut merupakan aset Pemkot.

“Jika sudah tertibkan, para pedagang itu bisa kita relokasi nanti ke pasar Gotong royong juga bisa. Karena masih banyak yang kosong,” tandas mantan Kadis Pendidikan Kota Ambon itu, Senin (24/10).

Nantinya pasca surat pertama telah dilayangkan sambung Fahmi, Pemkot akan juga kirim surat lagi hingga ketiga kali. Bila kemudian tidak ada itikad baik sikapi surat tersebut, maka ada peringatan terakhir untuk bongkar sendiri.

“Jika tidak lagi diindahkan, maka tetap kita akan bongkar. Apalagi lokasi di pasar lama itu kan dari luar terlihat bagus, tapi masuk sangat kumuh sekali,” urai Koordinator Tim Penertiban Pasar Pemkot Ambon itu.

Selain dalam rencana untuk area parkir truk tambah Fahmi, area pasar lama pun bisa dipakai sebagai tempat pengembangan ekonomi, pariwisata. Cocok bagi pelaku UMKM berjualan disitu. Sebab di kawasan tersebut, banyak Ruko dan warung kopi.

“Dikombine bisa lah itu. Kita masih ancang. Tapi kebijakan pa Walikota selanjutnya kan kita tidak tahu. Tapi saya sudah laporkan dan beri pertimbangan, bahwa sebaiknya kalau pasar gambus kita sudah tertibkan, bisa masukan truk kesitu. ,Sementara terkait pasar Waiheru ada problem karena pedagang enggan bayar retribusi ke pemerintah, dengan peran faktor lain seperti pihak ketiga dan mungkin dinas terkait. Namun tetap akan dilakukan penertiban,” ungkapnya.(T-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.