AMBON,TABAOSNews.com,- Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kota Ambon diajak untuk menggunakan e-Katalog lokal milik pemerintah kota (Pemkot) Ambon.
Ajakan ini sebagai bentuk pemerintah menyediakan solusi bagi peningkatan peluang usaha di ibukota provinsi Maluku itu. Karenanya penting melakukan sosialisasi penggunaan e-Katalog ke para pelaku UMKM.
“Ini bagian dari menindaklanjuti instruksi Presiden. Maka Bupati, Walikota dan Gubernur se-Indonesia wajib menindaklanjuti dengan melakukan sosialisasi penggunaan e-Katalog lokal pemerintah,” tandas Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon Agus Ririmasse usai membuka sosialisasi penggunaan e-Katalog lokal pemerintah di Gedung PKK Maluku, Selasa (28/6).
Dikatakan, dengan menggunakan e-Katalog lokal pemerintah berarti dalam belanja barang dan jasa oleh pelaku usaha dan UMKM terjamin aman dan bebas masalah hukum.
Demikian juga pemerintah semua aman sebab terkontrol dan sekaligus mengurangi praktek-praktek tidak benar oleh dua belah pihak.
“Tidak bisa negosiasi disitu. Tidak ada dampak hukum disitu. Kalau menggunakan manual ini kan ada tatap muka, bertemu langsung dua pihak. Tapi e-Katalog ini kan online dan terkontrol, dampakna kurang ada,” ungkapnya.
Tinggal tambah Ririmasse, adalah peran kepala bagian pengadaan barang dan jasa (Barjas) untuk mengupdate ini terus kepada seluruh pimpinan OPD dan pelaku usaha di kota Ambon.
“Sehingga diharapkan semua bisa berjalan dengan baik. Kalau itu semua jalan kan, kesejahteraan kota ini juga. Kota ini mampu, tidak tergantung dengan daerah lain,” jelasnya.
“Masa kita mau pesan aspal, kita harus ke Buton sana. Nggak usah, disini sudah ada lewat e-Katalog. Saya kira kepala Barjas ini, pa Charly (Tomasoa) mampu menerjemahkan apa yang diinginkan pa Presiden, sebab beliau berpengalaman,” demikian Ririmasse.
Sosialisasi yang mendatangkan narasumber dari LKPP itu, selain diikuti pelaku UMKM di kota Ambon, juga melibatkan pimpinan OPD dan PPK di dinas terkait. (T-03)






