AMBON,TABAOSNews.com,- Setelah dipastikan lolos sebagai salah satu peserta pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 dengan mengantongi nomor urut 10, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) di Provinsi Maluku mulai mantapkan diri untuk lakukan proses pencalegan.
Ketua DPD Hanura Maluku, Achmad Ohorella katakan, pemantapan tersebut salah satunya diawali dengan gelaran rapat pimpinan (Rapim) terbatas yang melibatkan DPD dan Ketua DPC Hanura se-Maluku untuk samakan persepsi terkait proses politik tersebut.
“Verifikasi faktual dan administrasi oleh KPU terhadap Hanura untuk jadi partai peserta Pemilu ini prosesnya berat. Tapi syukur Alhamdulillah Puji Tuhan telah selesai dan saya berterimakasih kepada semua pimpinan DPC yang sudah hantarkan Hanura masuk Pemilu 2024,” terang Ohorella di Marina Hotel Ambon, Sabtu (14/1).
Keberhasilan ini sekaligus kata dia, menjawab keraguan publik dan partai politik lain soal Hanura bakal gagal jadi kontestan Pemilu 2024 maupun tidak mampu capai ambang batas parlemen di 14 Februari 2024.
“Itu tidak ada masalah. Nanti kita akan buktikan di tanggal 14 Februari 2024. Termasuk apakah bisa meraih kursi DPR-RI, selain DPRD Kabupaten/Kota dan DPRD Provinsi yang juga jadi target,” jelas mantan anggota DPRD Kota Ambon itu.
Menurut Ohorella, Maluku menjadi barometer untuk Provinsi lain oleh DPP. Buktinya, dalam proses verifikasi penginputan data Sipol KPU, Maluku menjadi yang terbaik dibanding 33 provinsi lain di Indonesia.
Bahkan ketika verifikasi keanggotaan partai pun, dari 34 provinsi, 6 provinsi termasuk Maluku yang lolos di tahap pertama. Ini menandakan DPC Hanura Kabupaten/Kota melakukan kerja yang terukur dan maksimal.
“Saya minta ini bisa dipertahankan sampai kita lakukan proses penjaringan Caleg hingga mendapatkan Caleg-caleg yang potensial untuk kita bisa mempertahankan bahkan menambah kursi DPRD di masing-masing Dapil,” tegasnya.
Selaku Ketua DPD tambah Ohorella, dirinya telah berjanji pada Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) bahwa dari 7 daerah pemilihan (Dapil) di Maluku, setiap Dapil ditargetkan ada satu kursi yang diisi kader Hanura.
“Artinya dari 5 kursi kita saat ini di DPRD Maluku, harus bertambah dua di Dapil Seram Bagian Timur (SBT) dan Dapil Buru-Buru Selatan yang kita tidak ada. Semua itu bisa terwujud, tentu dengan kerja bersama kita DPD dan DPC,” ulasnya.
Karena itu, Ohorella minta, DPC se-Maluku agar lebih selektif dan rasional dalam mendaratkan Caleg-caleg potensial di tiap Dapil agar Hanura bisa mempertahankan dan menambah kursi di DPRD Maluku dan Kabupaten/Kota maupun merebut kursi dari partai lain di Pemilu 14 Februari 2024.
“Rapim ini menjadi starting poin kita menyusun langkah-langkah yang strategis dalam rangka kita menangkan pertarungan di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Tidak boleh ada sekat antara teman-teman partai di Parlemen dan DPC. Mari selaras demi kepentingan partai di Pemilu 2024 dan masyarakat Maluku yang akan kita wakili suara mereka,” pungkasnya. (MR-02)







