Gubernur Imbau Masyarakat Maluku di Jakarta Jaga Kerukunan

by -15 views

JAKARTA,TABAOSNews.com. – Guna menjaga jalinan Ikatan Kekeluargaan Masyarakat Negeri Tulehu se-Jabodetabek dan sekitarnya, maka dilaksanakan Halal Bi Halal, yang berpusat di Gedung Pertemuan Sasana Pakarti Jl. Duren Tiga Raya, Jakarta Selatan-DKI Jakarta, pada Minggu (30/7/2023).

Mengusung Tema : “”Upu Si Puna Iya, Ehe Nala Imi Puna Ahia (Leluhur Su Bking Bae Jang Donk Bking Jadi Seng Bae), kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku Saiful Indra Patta, S.STP, M.Si, Ketua Panitia Pelaksana Fikri R. Tawainella, Perkumpulan Masyarakat Tulehu se-Jabodetabek dan sekitarnya, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemuda.

Patta saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku Murad Ismail, berharap melalui halal Bi Halal, dapat terus meleburkan perbedaan dan memunculkan persamaan, yang artinya walaupun berbeda, kita dapat saling bertoleransi dan hidup berdampingan secara damai.

Ia menambahkan, tak heran kegiatan keagamaan seperti halal bi halal ini, sangat menekankan pada pentingnya membangun dan mempererat silaturrahim (tali kasih sayang) di antara sesama, baik itu ukhuwah islamiyah (persaudaraan atas dasar nilai-nilai islam), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa dan se-tanah air), serta ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama manusia).

“Perlu saya sampaikan, orang yang senantiasa menghubungkan silaturrahmi dan persaudaraan akan disenangi orang dan diperpanjang umurnya.” Ujarnya.

Dengan Silaturrahmi dan Persaudaraan, Patta mengatakan, hubungan dan pergaulan semakin luas, kita dapat berbincang-bincang tukar informasi sehingga dapat membuka pemikiran-pemikiran baru, yang akhirnya dapat menciptakan hubungan kerja dan sebagainya, yang semua itu dapat mendatangkan rizki lebih luas.

Gubernur kembali mengingatkan, melalui pesan leluhur orang maluku yang berbunyi; Potong Di Kuku Rasa Di Daging, dan Sagu Salempeng Di-Pata Dua, ia Berharap agar filosofi dari pesan moral yang telah menjadi kearifan lokal kita orang Maluku ini, dapat dipegang teguh oleh basudara semua di Tanah Rantau, untuk kiranya dapat menjaga persatuan, kesatuan, kekeluargaan, dan solidaritas, sebagai sesama anak Maluku yang ada di perantauan.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat Maluku yang ada di Jakarta, agar senantiasa menjaga kerukunan antar etnis dan suku serta agama. Sebagai warga Maluku yang tinggal dan hidup di Jakarta, marilah kita memberikan keteladanan, bagaimana hidup berdampingan dengan rukun bersama masyarakat lainnya dengan aman dan kondusif.” Tutupnya. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.