AMBON,TABAOSNews.Com.- Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, kebutuhan masyarakat terkait minyak tanah (Mitan) menjadi barang langka. Pasalnya di beberapa lokasi, warga kesulitan membeli Mitan karena tidak tersedia di tingkat pengecer.
Menanggapi kelangkaan Mitan di Kota Ambon, Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun meminta Pertamina untuk memperhatikan kebutuhan masyarakat terkait kebutuhan bahan bakar minyak tanah bagi masyarakat.
” DPRD terus melakukan koordinasi terkait kebutuhan masyarakat tentang minyak tanah. Karena itu melalui Komisi II telah melakukan rapat mitra dengan Pertamina untuk memastikan kuota Mitan tersedia sampai dengan tahun baru ” ujar Watubun, Rabu, (20/12) .
Ditambahkan jika kelangkaan Mitan dibeberapa tempat telah menjadi perhatian dewan sehingga berbagai langkah telah dilakukan termasuk melakukan sidak di tingkat pengecer untuk memastikan ketersediaan Mitan.
Karena itu, dirinya meminta Pertamina untuk melakukan penambahan kuota Mitan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Diketahui beberapa waktu lalu, Komisi II DPRD Maluku telah melakukan rapat mitra dengan Pertamina untuk memastikan ketersediaan Mitan di Kota Ambon dan sekitarnya.
” Kita perlu penjelasan terkait kelangkaan Mitan apakah karena adanya penimbunan ataukah kuota yang tidak mencukupi” ujar Ketua Komisi II, Irawadi.
Sementara itu, Aditya Herdy dari PT Pertamina Patta Niaga mengatakan hingga bulan Desember 2024 penyaluran kouta sudah mencampai 100 persen. Karena itu pihaknya sementara menyalurkan penambahan kuota sebanyak 22,8 persen yang akan disalurkan hingga Natal 2024.
” Untuk realisasi Mitan telah mendekati 100 persen untuk penyaluran di tahun 2024. Karena itu telah disalurkan penambahan kuota secara bertahap hingga Natal ” ujarnya .
Diakuinya jika Mitan di Kota Ambon tidak hanya dipakai untuk kebutuhan rumah tangga mengingat banyaknya UMKM yang juga menggunakan Mitan bersubsidi.
” Pertaminta akan terus melakukan pemantauan terhadap penambahan kouta Mitan hingga Natal” jelasnya. (**)







