AMBON,TABAOSNews.Com.- Guna memberikan edukasi kepada masyarakat menggunakan hak pilih agar tidak golput saat pemilihan kepala daerah serentak maka Bawaslu melakukan kegiatan mangente desa atau kampung.
Kegiatan ini juga agar masyarakat tetap menjaga hubungan kekeluargaan dikalangan masyarakat meskipun ada perbedaan pilihan saat Pilkada serentak 27 November mendatang.
Hal tersebut dikatakan Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Maluku, Daim Barco Rahawarin saat menjadi narasumber di coffe morning yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Komunikasi dan Informatika dengan thema, ‘Pemilih Cerdas Hasilkan Pemimpin Berkualitas’ di Ambon, Senin, (18/11).
” Mangente desa merupakan kegiatan yang dilakukan Bawaslu untuk memberi pemahaman kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dengan tetap menjaga hubungan-hubungan keluarga di kalangan masyarakat dan menghindari black campaign atau kampanye hitam, dan itu telah dilakukan ” ujarnya.
Karena itu, pentingnya masyarakat memahami bahwa yang mesti dilakukan jelang dan saat Pilkada adalah tetap menjaga dan memelihara kerukunan hidup orang basudara dalam kalangan masyarakat. Sehingga moment pemilihan kepala daerah dapat dilalui dengan baik sehingga masyarakat dapat memilih pemimpin yang berkualitas bagi kepentingan masyarakat Lima tahun mendatang.
Ditegaskannya jika masyarakat memilih kepala daerah saat Pilkada tanpa ada paksaan bahkan ancaman apapun. Sehingga hak pilih digunakan dengan bebas .
” Jika ada paksaan untuk memilih calon tertentu maka segera laporkan kepada kami. Kita juga berharap masyarakat semakin cerdas untuk memilih pemimpin yang tepat untuk lima tahun mendatang”tutupnya. (T-02).








