AMBON,TABAOSNews.Com.- Dunia usaha di tengah dinamika ekonomi membutuhkan pengusaha yang teguh dengan terus membangun kolaborasi bersama dengan pemerintah membangun iklim usaha yang sehat terutama di Maluku .
Karena itu, Musyawarah Provinsi V Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Maluku Tahun 2025 berlangsung dengan tema, sinergi dan kolaborasi dunia usaha bersama pemerintah daerah menuju kemajuan ekonomi Maluku diharapkan terus kokoh dan membangun lapangan usaha kerja.
Ketua Panitia, Raymond Setiabudy mengatakan penyelenggaraan musyawarah sangat penting dalam perjalanan APINDO Maluku . Sebab akan Memilih kepengurusan 2025-2030 dan menyusun program kerja , serta membangun kinerja bersama.
” Penyelenggaraan musyawarah APINDO diharapkan dapat membangun sinergitas bersama pemerintah dan pengusaha di Maluku,” ujar Setiabudy di Ambon, Kamis (18/12/2025).
Ketua DPP APINDO Maluku, Robert Tanamal menegaskan APINDO akan terus melakukan kolaborasi dunia usaha bersama dengan pemerintah daerah menuju kemajuan ekonomi Maluku yang adil dan sejahtera.
Musyawarah APINDO V, merupakan forum tertinggi dalam organisasi yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah kepemimpinan pengurus DPP periode 2025-2030 kedepan.
” Program kerja serta konsolidasi organisasi APINDO, bukan sekedar agenda rutin organisasi melainkan merupakan momentum penting untuk memperkuat peran APINDO sebagai wadah perjuangan dunia usaha khususnya di Maluku,” ujarnya.
Di tengah dinamika perekonomian nasional dan global maka pengusaha dituntut untuk terus beradaptasi dan meningkatkan produktivitas tanpa mengabaikan kesejahteraan tenaga kerja.
Ketua bidang organisasi DPN APINDO, Anthony Hilman dikesempatan yang sama mengatakan, keinginan untuk memajukan dunia usaha dengan membuka lebih banyak kesempatan kerja yang layak bagi masyarakat Maluku . Sehingga musyawarah provinsi merupakan pertemuan penting yang hanya dapat terwujud karena adanya komitmen kepercayaan dan Sinergi yang kuat di antara dunia usaha pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan di Maluku.
Sejak berdirinya APINDO, hanya memiliki satu tujuan utama yaitu mewujudkan iklim usaha yang kondusif, kompetitif dan berkelanjutan untuk penciptaan lapangan pekerjaan yang tidak berhenti pada pertumbuhan dunia usaha tetapi menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.
” Pekerjaan pada dasarnya bukan sekedar indikator ekonomi melainkan soal martabat manusia . Realita yang kita hadapi saat ini yakni tantangan penciptaan lapangan kerja yang masih sangat besar baik secara nasional maupun regional, ” tegasnya.
Sementara itu, Plh Sekda Maluku, Kasrul Selang, memberi apresiasi untuk kolaborasi APINDO bersama pemerintah daerah dalam membuka lapangan pekerjaan yang menghadapi dunia tenaga kerja di tengah tantangan ekonomi. Berbagai program pemerintah termasuk program nasional makan bergizi gratis bagi siswa dan ibu hamil diharapkan ada peran APINDO.
” Kita harapkan ditahun-tahun mendatang Kerja Blok Masela bisa berjalan sehingga dapat memberikan kontribusi bagi daerah. Di lain sisi, program pemerintah pusat yakni, makanan bergizi gratis diharapkan dapat memberi peran kepada teman APINDO di Maluku, sebagi dunia usaha,” ujar Selang .
Musyawarah APINDO ujar Selang, diharapkan berlangsung dengan baik sehingga dapat memilih kepengurusan APINDO periode 2025-2030 yang solid bekerja. (T-01)







