AMBON,TABAOSNews.Com.- Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Rovik Afifudin mendesak Kepala Badan Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Maluku agar memberikan penjelasan terkait proyek air baku di dusun mahia, Desa Urimessing kecamatan Nusaniwe.
Pasalnya, menurut keterangan salah satu warga yang enggan namanya di publish, air yang dialirkan ke rumah warga bukan berasal dari sumber air baku pada titik galian ke empat, melainkan sumber mata air dari negeri Tuni.
Atas hal tersebut Afifudin menegaskan akan mendesak untuk kembali mengundang kepala BWS Maluku hadir di DPRD, untuk menjelaskan terkait pekerjaan air baku mahia.
Sebab, tujuan dari pembangunan proyek air baku yakni untuk memudahkan masyarakat setempat dalam memproleh air bersih, bukan tersedia infrastruktur airnya nihil.
Dengan nada kesal Afifudin menyatakan apa yang dikatakan BWS sudah rampung seratus persen itu yang mana. Sebab diketahui jika infrastrukturnya tersedia namun airnya tidak ada.
Karena itu dirinya akan memastikan yang dimaksud BWS air baku, air bersih itu seperti apa, sehingga bisa ada upaya penyelesaian masalah.
“Saya sampai hari ini merasa, selama belum ada penjelasan yang benar dari pihak BWS” tutup Afifudin . (T-04))








