AMBON,TABAOSNews.Com.– WaliKota Ambon, Bodewin Wattimena mengimbau seluruh masyarakat di Kota Ambon, untuk mengibarkan Bendera Merah Putih selama bulan Agustus 2026 untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Ambon Nomor 400.14.1/11/SE/2026 tentang Pengibaran/Pemasangan Bendera Merah Putih yang ditetapkan pada Rabu (29/7/2026).
Wattimena mengatakan, surat edaran itu diterbitkan sebagai tindak lanjut, untuk mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI, melalui pengibaran Bendera Merah Putih dan pemasangan berbagai atribut kemerdekaan di lingkungan masing-masing.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kota Ambon, agar bersama-sama mengibarkan Bendera Merah Putih selama bulan Agustus. Ini merupakan bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan, serta upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengibaran Bendera Merah Putih dilakukan secara serentak mulai 1 hingga 31 Agustus 2026 di rumah, kantor pemerintah, sekolah, tempat usaha, maupun fasilitas umum lainnya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau memasang umbul-umbul, spanduk, baliho, poster, maupun dekorasi bernuansa merah putih bertema kemerdekaan di lingkungan masing-masing.
Imbauan ini berlaku bagi seluruh instansi pemerintah, lembaga pendidikan, badan usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum.
Ditambahkan, peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum bagi seluruh elemen masyarakat, untuk menunjukkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia, memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan kecintaan terhadap bangsa serta negara.
“Partisipasi ini bukan sekadar memenuhi imbauan pemerintah, tetapi menjadi simbol persatuan, kebersamaan, serta penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan bangsa. Semangat kemerdekaan harus terus kita pelihara, guna membangun rasa kebangsaan, mempererat persatuan, serta menumbuhkan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya. (**)
