AMBON,TABAOSNews.Com.- Wali Kota Bodewin Wattimena secara resmi melepas 461 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Ambon dalam acara silaturahmi dan pelepasan kloter di Gedung Azhari, Senin (4/5).
Wattimena dalam sambutannya, mengatakan, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga pengalaman spiritual yang menjadi dambaan setiap umat Muslim.
“Hari ini Bapak dan Ibu menjadi orang-orang yang mendapatkan keistimewaan menjadi jemaah calon haji tahun 2026. Ini adalah perjalanan spiritual sekali seumur hidup yang layak kita syukuri bersama,” kata Wattimena.
Di tahun 2026 ini, penyelenggaraan haji mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan” (RANPI). Tema tersebut harus diwujudkan dalam sikap nyata, baik oleh petugas maupun sesama jemaah.
Dirinya mengingatkan bahwa setiap jemaah memiliki kondisi fisik yang berbeda, sehingga diperlukan kepedulian dan solidaritas selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Saya berharap jemaah Ambon dikenal sebagai jemaah yang saling menjaga dan membantu sebagai ‘Orang Bersaudara’. Jangan biarkan yang satu kesulitan sementara yang lain mendahului,” harapnya.
Pemberangkatan ratusan jemaah ini merupakan amanah besar bagi pemerintah daerah. Menurutnya, momen pelepasan tahun ini menjadi kali keempat ia melepas jemaah haji sejak menjabat sebagai wali kota.
“Pemerintah Kota Ambon menganggap penyelenggaraan haji sebagai bagian dari pelayanan publik. Kami berkomitmen mendukung penuh agar proses perjalanan berjalan tertib, aman, dan lancar,” ucapnya.
Hadir pula sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Ketua DPRD Kota Ambon Mourits Tamaela, jajaran Kementerian Agama, Forkopimda, serta tokoh lintas agama.
Wali Kota menyerahkan pataka kepada ketua kloter serta memberikan bantuan masing-masing sebesar Rp1 juta kepada dua perwakilan jemaah calon haji. (T-02)
