AMBON,TABAOSNews.Com.- Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengapresiasi penyelenggaraan Rans Carnival yang digelar di Kota Ambon bekerja sama dengan Telkomsel. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (18/7) tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurut Bodewin, kolaborasi antara Rans Carnival dan Telkomsel tidak hanya menjadi sarana promosi perusahaan, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kota Ambon menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang mampu menghadirkan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat.
Usai menghadiri kegiatan tersebut, Bodewin menyatakan bahwa kehadiran Rans Carnival di Ambon menjadi momentum penting dalam mendukung pemberdayaan UMKM lokal. Ia menilai promosi yang diberikan melalui kegiatan tersebut mampu meningkatkan eksposur produk-produk unggulan daerah.
Dalam kesempatan itu, Bodewin bersama Sekretaris Daerah Provinsi Maluku dan Raffi Ahmad turut mengunjungi sejumlah stan UMKM serta mencicipi berbagai kuliner khas yang dipasarkan para pelaku usaha.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap promosi produk lokal agar semakin dikenal oleh masyarakat.
Bodewin menegaskan, Pemerintah Kota Ambon bersama Pemerintah Provinsi Maluku akan terus memberikan ruang dan dukungan kepada pelaku UMKM agar mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan ekonomi. Menurutnya, promosi yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
Selain itu, ia juga menyoroti tingginya antusiasme masyarakat terhadap euforia sepak bola yang turut memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi di Kota Ambon.
Meningkatnya penjualan jersey tim nasional berbagai negara serta ramainya kegiatan nonton bareng (nobar) dinilai menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan.
Bodewin berharap kegiatan berskala nasional seperti Rans Carnival dapat terus digelar di Ambon. Selain memperkuat promosi daerah, kegiatan tersebut diyakini mampu meningkatkan daya saing UMKM, memperluas akses pasar produk lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di ibu kota Provinsi Maluku. (**)
