AMBON,TABAOSNews.Com.- Cuaca ekstrem yang melanda Kota Ambon sepekan terakhir mengakibatkan banjir dan longsor termasuk pada tempat pemakaman umum (TPU) khusus Covid-19 di Desa Hunuth Kecamatan Teluk Ambon.
Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam hal ini Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) memastikan penataan kawasan tersebut menjadi prioritas kedepan setelah cuaca normal. Sebab ditengah cuaca ekstrem, aspek konstruksi belum bisa dilakukan.
“Untuk sementara kawasan tersebut sudah dapat penanganan pada lokasi longsor. Hari Sabtu lalu itu kita kesana cek dan sudah ditangani, dipasang terpal. Tetap jadi prioritas,” sebut Kepala Dinas PRKP Kota Ambon Rustam Simanjuntak.
Bahkan dalam rapat bersama pa Sekkot tadi pun menurutnya, sudah ditegaskan penanganan kawasan itu merupakan prioritas yang mesti diperhatikan. Namun memang tunggu kondisi cuaca normal baru bisa dikerjakan.
“Kalau sekarang masukan alat pun tidak ada fungsi. Mengingat hujan deras masih terus turun. Yang pasti soal tanggap darurat disana sudah aman lah, tidak ada persoalan lagi,” tegasnya kepada awak media di ruang kerjanya, Selasa (12/7).
Untuk dua kuburan yang terbawa longsor di TPU Covid-19 itu menurut Rustam, pihaknya sudah pindahkan, Sabtu (9/7) lalu. Itu hanya di TPU Kristen, sedangkan TPU Muslim aman.
“Kita gali ulang ditempat baru. Kita minta bantuan dari Tagana, Dinas Kesehatan untuk sama-sama tangani. Jadi sudah aman, karena hanya dua saja. Tidak ada masalah lagi,” ungkapnya.
Menurutnya, tidak ada alasan untuk kawasan TPU Covid-19 Hunuth itu tidak jadi prioritas konstruksi. Ini sesuai hasil konsultasi pula dengan Bappeda-Litbang Kota Ambon. (T-03)
