MBD,TABAOSNews.com.- Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Thomas Noach memimpin upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 Kodim 1511/P. Moa yang kali ini menyasar Bumi Kalwedo-MBD, Selasa (11/10).
Upacara pembukaan TMMD ke-115 di lapangan sepakbola Maka Desa Wonreli, Kecamatan Kisar Selatan-MBD melibatkan 2 SST Kodim 1511/P. Moa, 1 SST Yonif 734/SNS, 1 SST Gabungan TNI-Polri, 1 SSK Pelajar SMA, 1 SSK Pelajar SMP, 1 SST warga Desa Wonreli dan Desa Lebelau.
Noach katakan, program TMMD adalah kelanjutan program ABRI Masuk Desa yang telah dimulai sejak tahun 1980 selama 39 tahun.
Program lintas sektoral yang dilaksanakan secara terpadu antara TNI dan Kementerian/lembaga pemerintah non Kementerian dan masyarakat ini telah menghasilkan capaian yang tidak sedikit di seluruh pelosok tanah air.
“TMMD telah berkesinambungan membantu pemerintah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memanfaatkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ucapnya.
Lebih lanjut kata Noach, semua capaian tersebut tentu tidak menghentikan jajaran TNI AD, untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan, agar TMMD tetap relevan dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kaitan itu, tahapan perencanaan TMMD menjadi aspek yang sangat penting. Pada tahapan ini dilakukan koordinasi secara terpadu, melibatkan berbagai instansi serta masyarakat sebagai pelaku dan pengguna hasil TMMD.
“Semua program TMMD haruslah berasal dari aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan, tertinggal, terisolasi, wilayah perbatasan atau kawasan kumuh serta terkait kebutuhan nyata masyarakat setempat yang harus segera dicarikan solusi atau pemenuhannya,” tegasnya.
Dengan langkah dan pendekatan seperti itu, pihaknya kata Noach berharap, TMMD tidak hanya dapat terus mempercepat proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah, tetapi pada gilirannya akan dapat memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang merupakan landasan utama terwujudnya ketahanan masyarakat yang tangguh.
Terpisah, Danrem 151/Binaiya, Brigjen TNI Maulana Ridwan akui, program TMMD yang dilakukan secara terintegrasi melibatkan segenap komponen bangsa yakni unsur pemerintah maupun instansi non pemerintah bersama masyarakat, sebagai wujud nyata dalam penerapan dan upaya pelestarian budaya gotong royong.
Pada TMMD ke-115 kali ini, kata Ridwan, telah ditetapkan tri sukses TMMD yang meliputi sukses penyelenggaraan, sukses memperkokoh kemanunggalan TNI rakyat serta sukses meningkatkan budaya gotong royong di seluruh negeri.
“Pelaksanaan TMMD ke-115 meliputi kegiatan sasaran fisik dan non fisik. Sasaran fisik antara lain pembangunan rumah tidak layak huni, pembuatan jalan setapak dan pembuatan bak penampung air,” beber Jenderal Bintang Satu itu.
Sedangkan sasaran non fisik tambahnya, berupa penyuluhan bahaya narkoba bagi generasi muda, penyuluhan di bidang perikanan bagi nelayan, penyuluhan pertanian, penyuluhan tentang bencana alam, tentang lingkungan hidup serta penyuluhan stunting dan Covid-19. (T-03)








