Tenggelam, ABK KM Rizky Mulia Dievakuasi

by -1 views

AMBON,TABAOSNews.com,- Setelah Empat hari terdampar di perairan Pulau Mai Kabupaten Maluku Tengah, kapal nelayan tujuan Bau-bau Sulawesi Tenggara berhasil menyelamatkan 8 ABK KM Rizky Mulia, 23 Juni 2022 lalu.

Namun proses evakuasi kapal dan ABK yang memuat kayu Gaharu ke Kota Ambon baru dilakukan oleh tim SAR gabungan 8 hari kemudian atau 1 Juli 2022 karena faktor cuaca yang kurang bersahabat.

“8 korban berhasil diselamatkan kapal nelayan dari Bau-bau dan dievakuasi menuju Pulau Mai guna diserahkan ke petugas penjaga mercusuar (DISNAV Ambon) untuk mendapat perawatan,” terang Kepala Kantor SAR Ambon Mustari.

Kedelapan ABK yang selamat itu, yakni Nahkoda, La Deni (37), Mahudi (31) KKM dan sisanya Askari (25), Yuskar (25), Usman (32), Sulaiman (50), Ode Yasmin (25) dan Yusri (23).

Dijelaskan Mustari, evakuasi dilakukan usai KN SAR Abimanyu yang bertolak dari Dermaga Lantamal IX Ambon menempuh jarak kurang lebih 118 NM dengan membawa 23 personil gabungan, berhasil tiba di Pulau Mai Kepulauan Lucipara Maluku Tengah.

“Para korban pun dievakuasi keatas KN SAR Abimanyu dan dibawa menuju Kota Ambon. Setiba Jumat petang, semua korban diserahkan ke perusahaan untuk dibawa ke rumah sakit terdekat guna mendapat perawatan lanjut,” bebernya.

Diketahui, awalnya menurut keterangan dari Nahkoda, KM Rizky Mulia berangkat dari Kabupaten Asmat Provinsi Papua sejak 28 April 2022.

Berlayar memasuki Laut Banda, kapal sempat alami kerusakan mesin utama, namun berhasil diperbaiki dan kembali melanjutkan pelayaran.

Namun pada 31 Mei, kapal motor tersebut dikawal kapal TNI AL masuk ke Kota Ambon guna pemeriksaan dokumen pelayaran.

Setelah selesai, pada 18 Juni KM Rizky Mulia kembali melanjutkan pelayaran menuju Probolinggo dengan muatan Gaharu Kemedangan sebanyak 2.300 karung.

“Minggu 19 Juni, KM Rizky Mulia dihantam gelombang tinggi di Perairan Laut Banda yang menyebabkan patahnya kemudi dan terombang-ambing empat hari sebelum tenggelam di Perairan Pulau Mai Kabupaten Maluku Tengah,” pungkas Mustari. (T-03)