AMBON,TABAOSNews.com.- Ketua Ombudsman Maluku, Hasan Slamat, memberi apresiasi pada Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Ambon yang mendapat penghargaan sebagai Fasilitas Kesehatan (Faskes) terbaik dari BPJS Kesehatan di Indonesia Timur.
Penghargaan itu diterima RS Bhayangkara dari BPJS Kesehatan yaitu sebagai Faskes yang berkomitmen dalam pelayanan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Kami apresiasi dan menyampaikan selamat kepada RS Bhayangkara Ambon yang telah meraih penghargaan Faskes terbaik dari BPJS Kesehatan,” kata Slamat.
Slamat menilai komitmen RS Bhayangkara Ambon dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya peserta JKN Kartu Indonesia Sehat (KIS) patut ditiru oleh Faskes-faskes lainnya.
“Semoga prestasi ini lebih ditingkatkan dengan penyediaan infra struktur kesehatan yang memadai dan terbaik, agar pengguna layanan terlayani secara baik,” harapnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala BPJS Cabang Ambon, HS Rumondang Pakpahan menyebut, RS Bhayangkara Ambon mendapat pengharagaan dari BPJS Kesehatan setelah memenuhi tiga indikator.
Indikator pertama yaitu komitmen RS Bhayangkara terhadap kualitas pelayanan kepada Peserta JKN dalam pelaksanaan kerjasama.
“Komitmen RS terhadap kualitas pelayanan meliputi penilaian updating display tempat tidur. Updating ini memudahkan peserta dalam mengakses dan mengontrol ketersediaan tempat tidur. Agar peserta bisa mengetahui berapa tempat tidur yang tersedia jika harus dirawat,” urainya.
Penilaian lainnya yaitu display tindakan operasi yang terhubung dengan mobile JKN dan sistem antrean RS yang terhubung dengan mobile JKN. Ini sangat memudahkan dan memberikan kepastian kepada peserta.
Peserta juga dapat mengambil nomor antrian dari rumah, kapan ke rumah sakit dan mendapatkan kepastian antrean. Juga bisa mengetahui antrean yang sedang dilayani, serta sisa antrean, hanya melalui telepon seluler.
“Komitmen lain yang dinilai yaitu mengenai tindak lanjut dan penyelesaian keluhan peserta terkait layanan kesehatan di FKRTL (Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan),’” ulasnya.
Dan berdasarkan survey pemahaman regulasi JKN, tingkat kepuasan peserta di FKRTL, dan capaian rekrutmen peserta PRB Profiling Rumah Sakit.
Indikator kedua, yaitu ketersediaan jumlah tempat tidur rawat inap. Dan indikator ketiga yakni pengelolaan klaim kualitas pengajuan klaim RS sampai bulan Juli (mengacu pada PKS bahwa pengajuan klaim reguler adalah satu bulan pelayanan penuh atau minimal 75% dari jumlah SEP terbit).
RS Bhayangakara Ambon terpilih sebagai Faskes terbaik di Indonesia Timur usai lalui sejumlah tahapan penilaian. Yang dimulai dari BPJS Kesehatan Ambon.
Selanjutnya diajukan ke kedeputian wilayah (Indonesia Timur) meliputi Sulawesi Selatan, Sulawessi Barat, Sulawesi Tenggara dan Maluku. Terakhir dikirim ke kantor pusat BPJS Kesehatan dan hasilnya jadi Faskes terbaik di Indonesia Timur. (T-03)






