AMBON,TABAOSNews.com.- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Ambon melakukan pelatihan sasaran kinerja pegawai (SKP) bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan Kelurahan, Rabu (18/1).
Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon Agus Ririmasse mewakili Penjabat Walikota membuka kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari di salah satu hotel di Kota Ambon itu.
Ririmasse katakan, pengukuran terhadap keberhasilan dan kegagalan aparatur yang berdampak pada kinerja, sulit dilakukan secara objektif. Sehingga perlu diterapkan sistem pengukuran kinerja yang dapat menginformasikan tingkat keberhasilan secara objektif dan terukur.
“Perlu dilakukan analisis dan pengukuran kinerja pegawai dan informasi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja. Artinya pengukuran kinerja pegawai ini sebagai evaluasi menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi yang dibebankan kepadanya,” jelas mantan Asisten I Setda Kota Kupang itu.
Pelayanan publik dalam era globalisasi saat ini perlukan respon cepat dari lembaga penyedia pelayanan publik. Organisasi pemerintah yang tanggap akan selalu berupaya meningkatkan pelayanannya mengikuti perkembangan zaman terutama dalam hal pelayanan berbasis teknologi dan informasi.
Ditegaskan, penerapan strategi dari sisi pengembangan karir aparatur memerlukan komitmen dan konsistensi berkelanjutan dalam setiap tahapan pengembangan karir. Sehingga aparatur akan merasa nyaman dengan pembinaan dan pengembangan karir yang jelas, diberdaya dan sejahtera.
“Pemkot Ambon sangat menaruh perhatian terhadap upaya peningkatan kapasitas bagi PNS. Pelatihan ini untuk meningkatkan jiwa kepemimpinan yang handal, berwibawa dan berdedikasi aparatur. Aparatur pemerintah yang miliki kompetensi inilah yang diinginkan,” sebut Ririmasse.
Dirinya berharap, setiap ASN di Pemkot Ambon terus membangun motivasi diri bahkan saling memotivasi satu dengan lainnya, utama pemimpin kepada yang dipimpin agar terus tingkatkan pelayanan publik, optimalisasi kerja dan peningkatan pendapatan daerah, dedikasi dan disiplin tinggi serta memiliki pemikiran yang inovatif.
“Ingat, kegiatan ini investasi Pemkot Ambon yang sangat mahal. Maka dalam benak saudara, jangan pernah anggap kegiatan ini hanya untuk performa semata. Sebab nanti dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan sikap perilaku yang lebih baik dan menciptakan perubahan paradigma maupun komitmen aparatur,” pungkasnya. (T-03)






