AMBON,TABAOSNews.com,- Anggota Komisi IV DPRD Maluku, Andi Munaswir mengaku kesal dengan kinerja RSUD Haulussy Ambon, akibat keterlambatan administrasi, dana Covid-19tahun 2020 senilai 36 Miliar hangus dan dikembalikan ke kas negara atau terancam tidak bisa lagi dicairkan.
“Terkait klaim dana covid-19 tahun 2020 yang selama ini belum dibayarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), itu karena 100 persen kelalaian dari RSUD Haulussy yang terlambat mengurusi administrasi,” ujar Munaswir.
Menurutnya, hal tersebut menjadi dasar perjuangan komisi IV DPRD Maluku ke Kemenkes untuk meminta kebijakan yang berpihak pada tenaga kesehatan (Nakes).
“Jika berbicara secara normatif, kita ini sudah salah. Untuk itu kita datang minta kebijakan kepada Kemenkes, untuk bisa membayarkan claim covid19 senilai 36 Miliar tersebut,” ujar politisi Gerindra Dapil Malteng ini.
Namun, jawaban Kemenkes juga normatif, karena kelalaian dari manager rumah sakit dan semua stakeholder yang terlibat, baik dari dinas kesehatan maupun bagian keuangan yang lambat memasukkan berkas.
Selain itu, Munaswir menambahkan, mereka juga saling melempar tanggung jawab ke stakeholder yang lain, imbas dari hangusnya hak nakes di tahun 2020 yang merupakan puncak Covid-19 di Indonesia.
“Kita telah berkoordinasi dengan pihak yang berwenang di Kemenkes, dan meminta bisa bertemu Menteri kesehatan Budi Gunadi, namun belum menemukan waktu dan moment yang tepat,” terangnya.
Dirinya juga akan meminta bantuan ke bapak Gubernur Maluku Murad Ismail yang punya banyak jaringan di pusat, agar bisa berkoordinasi terkait klaim yang dimaksud. (T-04)
