Kadis Kelautan & Perikanan Diganti

by -4 views

AMBON,TABAOSNews.com,- Kepemimpinan Gubernur-Wakil Gubernur Maluku, Murad Ismail-Barnabas Orno kembali melakukan pergantian Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Abdul Haris. Disinyalir, Haris dicopot karena dinilai “gagal” menggolkan Maluku Lumbung Ikan Nasional (M-LIN), sebagaimana yang sering dikumandangkan sang Gubernur.

Haris kemudian digeser menjadi Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Maluku sesuai SK Gubernur nomor 536 tahun 2022. Posisi yang ditinggal Haris pun kini dibiarkan kosong.

Selain Kadis DKP, Murad-Orno juga mencopot Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Mustafa Sangadji dari jabatannya. Sama dengan Haris, jabatan Kadis Dukcapil juga lowong.

Sesuai SK Gubernur nomor 515 Tahun 2022,
Sangadji masuk “kotak” sebagai Staf Ahli Gubernur bidang Kemasyarakatan dan SDM.

Mengenai pergantian Kadis DKP apakah terkait perjuangan M-LIN yang belum berhasil, Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Barnabas Natanhiel Orno enggan komentar.

“No comment yah,” singkat Orno usai melantik dan mengambil sumpah dua pejabat tersebut di kantor Gubernur Maluku, Rabu, (29/06/22).

Wagub katakan, ada tiga indikator utama yang menjadi dasar dalam proses penataan birokrasi, dengan kedepankan kualifikasi, kompetensi dan kinerja ASN.

“Prosesnya dilakukan melalui seleksi terbuka secara kompetitif atau uji kompetensi dengan melibatkan panitia seleksi yang terdiri dari unsur birokrasi, akademisi dan dari kalangan profesional,” jelasnya.

Inovasi kata Orno, kunci dan menjadi instrumen yang menentukan bagi kemajuan daerah. Olehnya, ia meminta kedua pejabat untuk terus membuat terobosan baru yang dapat menjadi pendongkrak bagi kemajuan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik.

“Kita harus berani mengambil jalan perubahan, melakukan pembaharuan dan meninggalkan pola pikir lama,” terang mantan Bupati MBD itu.

Sebab, menurutnya, integritas merupakan sumber terbentuknya kepercayaan publik terhadap pemerintah. Olehnya itu, kedua pejabat diatas harus memegang teguh sumpah/janji yang telah diucapkan.

“Ingat, jabatan adalah amanah yang harus saudara-saudara pertanggungjawabkan bukan hanya kepada negara, namun juga kepada Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa,” kunci Orno. (T-03)