AMBON,TABAOSNews.Com.- Ketua DPRD Maluku Benhur George Watubun, mengutuk keras tindakannya penyerangan terhadap markas Polres Tual yang dilakukan Brimob BKO pada Minggu (28/7) malam.
Watubun mengungkapkan dalam beberapa kali pertemuan bersama Polda Maluku dirinya telah memberi saran terkait proses antisipasi titik-titik rawan konflik dan hari ini telah terbukti.
Dijelaskan sebagai pimpinan DPRD Watubun menyampaikan penyesalannya terhadap peristiwa penyerangan antara sesama keluarga besar polri yang selama ini telah didik secara baik.
Sayangnya kelakuan dari oknum-oknum prajurit Polri ini bertolak belakang dengan tata cara penggodokan mental yang dilakukan .
“Atas dasar itu kami mengutuk keras peristiwa yang dilakukan oleh oknum-oknum ini karena menciderai sapta marga Polri. Institusi ini dirusaki atau dicederai oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” kecam Watubun.
Menurut politisi PDI Perjuangan itu, jika sesama anggota Polri saja bisa bentrok, lalu siapa yang akan mengayomi dan melindungi masyarakat.
Sebab jika sesama anggota Polri ingin adu kekuatan silakan ke hutan belantara tetapi jangan menjadikan lingkungan masyarakat menjadi taruhannya.
Atas peristiwa tersebut maka dirinya menghimbau semua pihak untuk harus menahan diri dan tidak terlibat dalam tindak apapun yang merugikan.
“Karena itu saya mendesak Pimpinan Polri mengambil tindakan tegas kepada anggotanya yang terlibat dalam penyerangan Polres Tual ini,” demikian Watubun. (T-02)
