AMBON,MRNews.Id.- Anggota DPRD Maluku, Alan Lohy sesalkan kinerja BPJN Maluku yang tidak hadir bersama dalam pengawasan yang digelar DPRD Maluku untuk pekerjaan peningkatan jalan Piru-Loki beberapa waktu lalu.
Akibat ketidakhadiran BPJN Maluku maka keakuratan data pekerjaan jalan amburadul bahkan keterwakilan kontraktor CV Seram Utara Agung di lapangan tidak mengetahui alur pekerjaan jalan yang membuat anggota Komisi III merasa tidak dipedulikan.
Lohy menandaskan mestinya saat komisi melakukan pengawasan terhadap pekerjaan yang dibiayai dengan anggaran APBN maupun APBD Tahun 2025 harusnya dihadiri pihak BPJN maupun kontraktor yang melaksanakan pekerjaan Piru-Loki sesi I dan sesi II sehingga komisi dapat mengetahui apakah pekerjaan yang dilakukan tuntas ataukah tidak.
“Saat pengawasan komisi III pihak BPJN tidak memberikan data yang akurat bahkan tanpa dukungan dokumen dan pendampingan. Karena itu, BPJN tidak menghargai fungsi pengawasan yang dilakukan DPRD Maluku,” ujar Lohy, saat rapat Komisi III DPRD Maluku bersama BPJN Maluku dan Aliansi Garuda Sakti yang berlangsung di ruang komisi, Selasa (14/7).
Dirinya juga menyayangkan minimnya dokumen yang dimiliki komisi saat melakukan pengawasan ke Seram Bagian Barat (SBB) sehingga dalam pekerjaan peningkatan jalan Piru-Loki sesi I dan sesi II tidak tergambarkan mana bahagian yang semestinya dilakukan patching mana yang harus melakukan holding.
Akibat ketidakhadiran pihak BPJN Maluku maka saat aksi unjuk rasa yang dilakukan Aliansi Garuda Sakti di DPRD Maluku terkait pengerjaan jalan Piru-Loki sesi I dan sesi II beberapa waktu lalu, Komisi III tidak dapat menjawab tuntutan sebab sejak pengawasan lapangan tanpa pendamping BPJN dan data yang akurat.
Karena itu dirinya mengharapkan ada perhatian dari pihak BPJN terhadap fungsi pengawasan DPRD Maluku sehingga saat pengawasan kedepan tidak lagi terulang.
Rapat mitra antara komisi III, BPJN Maluku dan Aliansi Garuda Sakti berlangsung alot . Bahkan pihak Aliansi Garuda Sakti mendesak BPJN Maluku agar dapat menjelaskan secara rinci pekerjaan jalan Piru-Loki sesi I dan II dimana ada dugaan terjadi pengurangan volume pekerjaan.
Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo yang memimpin rapat meminta perhatian BPJN Maluku agar dapat melakukan hubungan mitra yang baik agar tugas dan fungsi pengawasan yang melekat pada komisi dapat dikerjakan dengan baik sebagai bentuk pertanggungjawaban . (T-02)






