Pemkot Tinjau Lokasi Bencana

by -13 views

AMBON,TABAOSNews.Com.- Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Kota Ambon kompak turun bersama untuk melihat sejumlah titik lokasi bencana longsor maupun banjir yang parah akibat cuaca ekstrem sepekan terakhir di Kota Ambon, Rabu (13/7).

Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena katakan, yang dilakukan ini adalah ingin melihat langsung penderitaan yang dialami masyarakat, sebagai akibat dari bencana yang menimpa mereka.

“Kita sekaligus pendataan/identifikasi titik bencana agar nanti kita pertimbangkan. Apakah kita lakukan perbaikan terhadap lokasi itu atau kemudian relokasi warga seandainya parah, yang tidak lagi memungkinkan kita untuk memperbaiki, menata ulang,” jelas Wattimena.

Tetapi lebih daripada itu dengan turun langsung ke lapangan melihat lokasi bencana dan warga yang jadi korban akui Wattimena, adalah bentuk kepedulian dan pemerintah hadir untuk merasakan apa yang dialami warganya.

“Mohon maaf baru hari ini saya bisa turun, sebab beberapa hari berobat di Jakarta. Kita tinjau di lima (5) titik longsor dan banjir yang parah, di Skip, lorong Air Putri STAIN, Passo Transit, THR Kebun Cengkeh dan Cokro Waiheru. Titik lain juga kita identifikasi semua,” ulasnya.

Disinggung soal kemungkinan relokasi warga yang terdampak parah longsor, Wattimena mengaku, tentu kalau Pemkot mengambil kebijakan itu maka pasti akan disediakan tempat yang representatif untuk bangun rumah. Tidak mungkin lepas tangan.

“Tapi sementara kita lakukan penanganan tanggap darurat. Bagi yang mengungsi kita fasilitasi makan dan sarana prasarana. Kalau ada korban di rumah sakit, kita bertanggungjawab biaya pengobatan. Itu yang sudah saya perintahkan ditangani BPBD dan OPD terkait,” tegasnya.

Khusus perbaikan drainase dan normalisasi sungai di Passo dan titik lainnya, Wattimena pastikan Pemkot bertanggungjawab. Tapi memang ada wilayah sungai yang jadi kewenangan BWS, Provinsi dan Pemkot, sehingga harus dipilah.

“Ada beberapa sungai yang jadi tanggungjawab BWS dan Dinas PUPR Kota Ambon. Tentu kita akan saling berkoordinasi dengan Provinsi maupun BWS. Kita tidak diam, karena semua demi kepentingan bersama,” ungkapnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kota Ambon Rustam Latupono langkah antisipasi pasti sudah disiapkan Pemkot pasca kunjungan lapangan ini. Namun dari kepentingan DPRD, minimal warga korban longsor dan banjir maupun infrastruktur harus ditangani dengan baik oleh Pemkot. (T-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.