AMBON,TABAOSNews.Com.- DPD Golkar Kota Ambon mulai panaskan mesin partai menjelang suksesi event politik Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 mendatang, yakni Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemiihan Kepala Daerah (Pilkada).
Karenanya, partai berlambang pohon beringin itu akan menghelat Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di salah satu hotel di Ambon, Rabu (10/8) besok.
Ketua DPD Golkar Kota Ambon Max Siahay katakan, demi suksesnya Pemilu 2024, maka Rapimda dan Rakerda telah jelas mengusung tema sentral yaitu konsolidasi pemenangan Pileg, Pilpres dan Pilkada 2024.
Di momen tersebut, akan dilakukan evaluasi internal sejak 2020 pasca Musda DPD II, ketuntasan konsolidasi Golkar kecamatan, desa/kelurahan dan penentuan skala prioritas program-program organisasi kedepan, yang terfokus pada konsolidasi dan pemenangan Pileg, Pilpres dan Pilkada 2024.
“Maka DPD I Provinsi, DPD II Kota, Dewan Pertimbangan, organisasi sayap (AMPG-KPPG), 8 organisasi pendiri dan didirikan, pengurus 5 kecamatan se-Kota Ambon, fraksi Golkar DPRD Ambon dan sesepuh, akan menjadi peserta Rapimda dan Rakerda,” sebutnya di Ambon, Selasa (9/8).
Selain tetapkan program prioritas partai menuju Pemilu 2024 kata Siahay, akan juga dimantapkan satu gerak juang Golkar Ambon untuk mensosialisasikan dan memenangkan ketua umum Golkar, Airlangga Hartarto sebagai Calon Presiden (Capres) 2024. Ini sebagaimana hasil Munas dan Rapimnas serta Rakernas Golkar.
“Sampai saat ini kita kawal terus hingga ke akar rumput oleh semua pengurus dan kader Golkar di Kota Ambon. Sosialisasi kita lakukan lewat Baliho dan spanduk-spanduk terkait Ketum Golkar Capres 2024. Juga samua anggota DPRD kota wajib turun ke konstituen kenalkan Ketum kita,” tegasnya.
Ditambahkan Siahay, Rapimda juga nantinya akan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis, salah satunya terkait kader potensial Golkar yang bisa didukung selaku kandidat bakal calon (Balon) Walikota atau Wakil Walikota (Wawali) Ambon.
“Internal tuh kan ada sejumlah nama seperti RR (Richard Rahakbauw, Ketua Komisi III DPRD Maluku), Dicky Loupatty (fungsionaris DPP Golkar) lalu ada juga ibu Ely (Ketua DPRD Kota Ambon). Sebentar kan baru dia muncul dalam rekomendasi yang ada,” urai Siahay.
Tetapi juga sambungnya, tidak menutup ruang bagi eksternal partai alias bukan kader Golkar bisa berproses, namun tetap mengikuti mekanisme dan seluruh ketentuan partai.
“Pasti (pengumuman nama Balon Walikota dan Wawali), itu kan nanti ada rekomendasi. Jadi tidak tertutup ruang bagi eksternal. Sebab Golkar ini partai terbuka. Maka bagi putera puteri terbaik kota Ambon silahkan berproses. Tapi nanti yang menentukan itu hasil survey,” pungkasnya. (T-03)






